Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Selamat Datang di Blog Dena Kesmas Unsoed Semoga Informasi yang Saya Berikan Berguna untuk anda. Jangan lupa isi Komentar anda pada Buku Tamu yang kami sediakan berupa Pesan, Tanggapan, dan Saran.Terima kasih atas kunjungannya, semoga anda Sehat... selalu..!

Senin, 13 Desember 2010

Kudis

Senin, 13 Desember 2010
0 komentar
Citra Denali, diambil dari http://www.detikhealth.com

Deskripsi
Kudis adalah penyakit kulit yang bersifat menular. Penularan melalui kontak dekat. Kudis dapat menyerang siapapun, tidak tergantung usia dan jenis kelamin.

Penyebab penyakit ini adalah tungau yang memiliki empat pasang kaki dan berukuran sangat kecil. Tungau ini hidup dengan menjadikan manusia sebagai inangnya. Tungau kemudian meletakkan telur dalam kulit manusia yang akhirnya menetas dan menjadi tungau dewasa.

Gejala
Ruam yang diakibatkan kudis menyebabkan gatal-gatal terutama pada malam hari. Seringkali muncul benjolan-benjolan kecil kemerahan. Gejala bisa dilihat pada sela jari, pergelangan tangan, sekitar dada, pantat, atau perut.

Pengobatan
Pengobatan kudis biasanya dengan memberikan salep antibiotik. Pencegahan terbaik terhadap penyakit ini adalah dengan menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan tempat tinggal.
 

read more

Diabetes yang Tak Manis di Ongkos

0 komentar
CITRA DENALI, diambil dari http://www.detikhealth.com

Jakarta, Diabetes melitus sering disebut penyakit gula, meski tidak pernah semanis namanya jika sudah bicara soal ongkos perawatan. Mahalnya biaya perawatan semakin menjadi beban seiring dengan terus meningkatnya jumlah pengidap di seluruh dunia.

International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan 30 juta penduduk dunia mengidap diabetes pada 1985 dan melonjak menjadi 150 juta dalam 10 tahun berikutnya. Kini jumlahnya mencapai 285 juta dan diperkirakan terus meningkat hingga 438 juta pada 2030, lebih besar dari populasi penduduk di seluruh Eropa saat ini.

Celakanya, peningkatan terbesar justru dialami oleh negara berkembang seperti Indonesia yang secara ekonomi relatif kurang kuat dibandingkan negara maju. Padahal pengobatan jangka panjang dan perawatan diabetes membutuhkan fasilitas dan sarana yang tidak murah.

"Kesadaran akan pola hidup sehat di negara maju lebih tinggi sehingga diabetes hanya dialami usia 65 tahun ke atas. Di negara berkembang, umur 45-64 tahun sudah kena," ungkap Dr Pradana Soewondo, SpPD-KEMD dari Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, dalam jumpa pers Hari Diabetes Dunia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (19/11/2010).

Padahal keterbatasan sarana, fasilitas dan dana untuk perawatan sangat menentukan kualitas hidup pengidap diabetes. Apalagi pengobatan dan perawatan penyakit ini biasanya dilakukan dalam jangka panjang, bahkan bisa dibilang seumur hidup.

Sebagai contoh, tingkat kematian akibat diabetes di negara-negara Afrika sub-Sahara yang tergolong miskin 4 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata di seluruh dunia. Salah satu pemicunya adalah ketidakmampuan pemerintah setempat untuk menyediakan obat murah dan insulin generik.

Harapan hidup pengidap diabetes di wilayah tersebut umumnya rendah, namun tetap bervariasi sesuai dengan kemampuan ekonomi dan tingkat kepedulian pemerintahnya. Misalnya di Zamibia yang memiliki program pengelolaan insulin yang lebih baik, harapan hidup pengidap diabetes bisa mencapai 11 tahun.

Sementara di Mali, harapan hidup hanya 30 bulan karena tidak adanya program yang menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga insulin. Harapan hidup pengidap diabetes di Mozambik lebih pendek lagi, karena tidak banyak yang bertahan hidup lebih dari 1 tahun.

Mahalnya ongkos pengobatan dan perawatan

Makin banyaknya jumlah pengidap diabetes membuat biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan dan perawatan ikut membengkak. Pembengkakan biayanya bahkan ditaksir jauh lebih pesat dibandingkan laju pertumbuhan jumlah penduduk di seluruh dunia.

Sepanjang tahun 2007 saja, perawatan diabetes di seluruh dunia tercatat menghabiskan biaya sekitar US$ 232 miliar. Dikutip dari worlddiabetesday, Jumat (19/11/2010), pada tahun 2025 biaya itu diperkirakan akan terus membengkak hingga mencapai US$ 302,5 miliar.

Di negara industri, 25 persen ongkos perawatan diabetes digunakan untuk mengendalikan kadar gula darah. Pengobatan komplikasi jangka panjang seperti penyakit jantung menghabiskan 25 persen dari total biaya, sementara sisanya sebesar 50 persen digunakan untuk perawatan lain yang berhubungan dengan diabetes.

Sementara di negara-negara miskin seperti India, pengidap diabetes rata-rata menghabiskan 25 persen dari total pendapatannya hanya untuk berobat. Itupun biasanya hanya cukup untuk mengatasi peningkatan kadar gula yang benar-benar tinggi dan mengancam jiwanya, bukan untuk pengobatan rutin.

Kesulitan yang sama juga dialami oleh negara-negara di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia, yang rata-rata penghasilannya lebih tinggi. Kurangnya jaminan kesehatan dari pemerintah membuat pengidap diabetes di wilayah itu masih harus menanggung 40-60 persen ongkos pengobatan dari kantong pribadinya.

Sebagian besar atau hampir 50 persennya juga habis untuk membeli obat-obat pengendali kadar gula darah. Hanya tersisa sedikit atau bahkan tidak ada sisa sama sekali untuk mengobati komplikasi, seperti darah tinggi (hipertensi), kolesterol (hiperlipidemia), dan sakit jantung.

Biaya untuk mencegah jauh lebih murah


Meski laju pengingkatan jumlah pengidap diabetes di negara berkembang rata-rata lebih tinggi dibanding negara maju, beberapa negara di Asia berhasil mengeremnya antara lain Singapura dan Thailand. Dr Pradana mengatakan, gaya hidup sehat merupakan kunci sukses bagi kedua negara itu.

"Di Thailand, kantin sekolah tidak menjual kembang gula, soft drink dan fast food. Di Singapura, siswa yang gemuk tidak bisa pulang cepat, ada kegiatan khusus yaitu olahraga seusai jam pelajaran. Wajib militer juga dibedakan, jika umumnya hanya 6 bulan maka untuk pemuda yang gemuk waktunya lebih panjang," katanya.

Sebagai upaya pencegahan, langkah-langkah tersebut sudah cukup efektif mengingat salah satu faktor risiko diabetes adalah kegemukan. Namun bagi yang sudah mengidap diabetes, organisasi kesehatan dunia WHO memberikan 4 langkah untuk mencegah pembengkakan biaya perawatan.

Keempat langkah itu dinilai tidak hanya mudah untuk dilakukan, tetapi juga murah bila dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan jika terjadi komplikasi antara lain impotensi, serangan jantung dan amputasi. Dikutip dari worlddiabetesday, berikut ini adalah 4 langkah yang dimaksud:



  1. Kontrol gula darah secara minimal tetapi rutin
  2. Kontrol dan kendalikan tekanan darah secara teratur
  3. Kaki bagi pengidap diabetes yang berisiko tinggi mengalami luka
  4. Perawatan sebelum hamil (preconception) bagi perempuan diabetes untuk mencegah diabetes gestational

Sementara itu untuk memperingati Hari Diabetes Dunia yang jatuh pada tanggal 14 November, perusahaan farmasi Sanovi-Aventis Group menggelar kampanye bertema "Doing More Together". Kampanye tersebut dilakukan melalui peluncuran e-baloon, balon elektronik yang melambangkan kepedulian terhadap diabetes.

Sanovi-Aventis yang merupakan partner resmi World Diabetes Day 2010 mengajak siapapun yang peduli terhadap diabetes untuk bersama-sama melepaskan balon elektronik. Caranya dengan mengunjungi www.kendalidiabetes.com dan mengklik balon yang muncul di situs tersebut.

read more

Tanaman Ciplukan Cegah Kanker Payudara

0 komentar
CITRA DENALI, DI AMBIL DARI http://www.detikhealth.com


Tanaman ciplukan merupakan tanaman perdu yang mudah ditemukan di ladang ternyata mampu mencegah kanker payudara. Tanaman dengan nama latin Physallisa angulata L memiliki efek sitotoksik dan mampu menekan pertumbuhan sel kanker secara in vitro.

Ciplukan mengandung senyawa Fisalin dan Withanolid yang disinyalir dari berbagai laporan mengandung aktivitas antikanker. Tanaman ini juga bersifat sitotoksik pada beberapa sel kanker, mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MDA-MB 231, sel adenokarsinoma paru NCL-H23, sel leukimia, serta memiliki aktivitas anthihepatoma pada sel hepatoma manusia Hep G2, Hep 3B, dan PLC/PRF/5.

"Dari penelitian-penelitian yang dilakukan menguatkan bila Ciplukan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agen kemopreventif," ungkap Ameilinda Monikawati di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur, Yogyakarta, Rabu (1/12/2010).

Meanfaat tanaman tersebut terbukti mampu menghambat sel kanker payudara setelah dijadikan ekstrak. Ekstrak diperoleh daripengolahan buah ciplukan yang telah dihilangkan akarnya.

Ameilinda mengatakan aktivitas kemopreventif ekstrak etanolik herba Ciplukan menjadi alternatif pengobatan penderita kanker payudara. Sementara pengobatan kanker payudara dengan kemoterapi selama ini dinilai kurang efektif. Dengan kemoterapi seringkali menimbulkan adanya resistensi, serta beberapa efek samping seperti mual, muntah, toksisitas pada jaringan normal, toksisitas pada jantung menekan sistim imun.

"Karenanya dibutuhkan suatu alternatif terapi kanker yang lebih aman, terjangkau dan efektif," katanya.

Secara in vitro dari penelitian ini berhasil menekan pertumbuhan sel kanker hingga 20 persen. Hanya saja tidak hanya secara in vitro, untuk mendukung penelitian potensi Ciplukan sebagai agen kemopreventif pada kanker payudara maka dilakukan pula secara uji in vivo. Uji secara in vivo ini bertujuan untuk mengobservasi pengaruh EHC pada hewan uji tikus betina galur Sprague Dawley.

Uji in vivo ini, kata Amelianda dilakukan melalui pengamatan hispatologi sel payudara dengan metode pewarnaan Hematoksilin & Eosin, serta aktivitas antiproliferasi EHC dengan metode AgNOR pada tikus yang terinduksi DMBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EHC mampu menghambat proses karsiogenesis dari DMBA dan memiliki aktivitas antiproliferatif dengan menunjukkan black dots (nilai mAgNOR) dibandingkan dengan kelompok kontrol DMBA.

Dari penelitian yang dilakukan Amelianda, Inna dan Sofa berkesimpulan Ciplukan berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen kemoprevensi kanker payudara melalui induksi apoptosis dan penghambatan proliferasi sel. Selain itu Ciplukan dapat dijadikan pula sebagai agen ko-kemoterapi dengan doxorubicin.

"Karenanya uji selektivitas serta ekspresi berbagai macam protein yang terkait dalam pemicuan apoptosis dan regulasi daur sel perlu dilakukan untuk mengetahui kemanan dan mekanisme molekulernya dalam menghambat pertumbuhan kanker payudara," tutur Amelianda.

Dari penelitian tiga mahasiswa Fakultas Farmasi yakni Ameilinda, Inna Amandari dan Sofa Farida berhasil menguji potensi kemopreventif ekstrak etanolik herba Ciplukan (EHC) pada sel kanker payudara. Berkat penelitiannya tersebut, ketiga mahasiswa tersebut dinyatakan menjadi pemenang I Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada Kompetisi Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) ke-9 tahun 2010, sekaligus berhak mendapat hadiah uang sebesar Rp 12 juta.


read more

Gizi Tepat Saat Hamil

0 komentar
KEBUTUHAN GIZI
* Kalori
Selama hamil, ibu membutuhkan tambahan energi/kalori untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, juga plasenta, jaringan payudara, cadangan lemak, serta untuk perubahan metabolisme yang terjadi. Di trimester II dan III, kebutuhan kalori tambahan ini berkisar 300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil. Berdasarkan perhitungan, pada akhir kehamilan dibutuhkan sekitar 80.000 kalori lebih banyak dari kebutuhan kalori sebelum hamil.
* Protein
Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah sekitar 60 gram. Artinya, wanita hamil butuh protein 10-15 gram lebih tinggi dari kebutuhan wanita yang tidak hamil. Protein tersebut dibutuhkan untuk membentuk jaringan baru, maupun plasenta dan janin. Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan diferensiasi sel.
* Lemak
Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama. Lemak merupakan sumber tenaga yang vital dan untuk pertumbuhan jaringan plasenta. Pada kehamilan yang normal, kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat pada akhir trimester III. Tubuh wanita hamil juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.
* Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan. Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sumber kalori utama. Pilihan yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti roti, serealia, nasi dan pasta. Selain mengandung vitamin dan mineral, karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan serat yang dianjurkan selama hamil untuk mencegah terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan wasir.
* Vitamin dan mineral
Wanita hamil juga membutuhkan lebih banyak vitamin dan mineral dibanding sebelum hamil. Ini perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel. Tak cuma itu. Tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme energi seperti vitamin B1, vitamin B2, niasin, dan asam pantotenat. Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah, sedangkan Vitamin B6 juga berperan penting dalam metabolisme asam amino.
Kebutuhan vitamin A dan C juga meningkat selama hamil. Begitu juga kebutuhan mineral, terutama magnesium dan zat besi. Magnesium dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dari jaringan lunak. Sedangkan zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah dan sangat penting untuk pertumbuhan dan metabolisme energi, disamping untuk meminimalkan peluang terjadinya anemia. Kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil.
DAMPAK KURANG GIZI
Kekurangan asupan gizi pada trimester I dikaitkan dengan tingginya kejadian bayi lahir prematur, kematian janin, dan kelainan pada sistem saraf pusat bayi. Sedangkan kekurangan energi terjadi pada trimester II
dan III dapat menghambat pertumbuhan janin atau tak berkembang sesuai usia kehamilannya. Contoh konkretnya adalah kekurangan zat besi yang terbilang paling sering dialami saat hamil. Gangguan ini membuat ibu mengalami anemia alias kekurangan sel darah merah. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia, selain kelainan bawaan pada bayi, dan keguguran.
Padahal, tak sulit memperoleh tambahan zat besi dan asam folat ini. Selain dari suplemen, juga dari bahan makanan yang disantapnya. Namun ibu hamil tak dianjurkan mengonsumsi suplemen multivitamin karena kelebihan vitamin A dan D dosis tinggi dalam tubuh justru dapat menimbulkan penumpukan yang berefek negatif. Suplemen dalam bentuk jejamuan juga tidak dianjurkan jika kebersihan dan keamanan bahannya tidak terjamin.
ANJURAN KHUSUS
Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi sedikitnya dua gelas susu sehari atau kalau tidak, santaplah hasil produksi ternak lainnya. Ingat, keanekaragaman bahan makanan merupakan kunci dari menu makanan bergizi seimbang. Kebutuhan kalori mudah didapat dari tambahan porsi biji-bijian, sayuran, buah dan susu rendah lemak. Jika ibu baru mengonsumsi menu bergizi setelah beberapa minggu kehamilan, diharapkan keterlambatannya tidak melampui masa trimester II yang merupakan masa pertumbuhan janin terbesar.
Bagi ibu hamil sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar harus dihindari, kecuali alkohol. Namun bila ibu mengalami keluhan mual-muntah, maka ia tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluhan mual-muntahnya. Contohnya adalah durian. Jika tidak ada keluhan, buah ini boleh dikonsumsi selama hamil asalkan jumlahnya wajar, yaitu sekitar 35 gram dalam sehari.
Olahan apa pun seperti makanan yang dibakar boleh saja disantap asalkan benar-benar matang dan tidak dikonsumsi bagian gosongnya. Selanjutnya, apabila ibu hamil telah mengonsumsi menu makanan sesuai anjuran, maka camilan tanpa kalori boleh-boleh saja dikonsumsi seperti agar-agar, gelatin dan sejenisnya.
Selain alkohol, kopi juga tidak dianjurkan diminum selama hamil karena kurang mengandung zat gizi dan kemungkinan memberikan efek negatif walau hal ini masih diperdebatkan. Merokok aktif maupun pasif juga harus dihentikan karena berkaitan dengan tingginya risiko keguguran, bayi lahir meninggal, lahir prematur, ataupun lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2.500 gram).
PANTAU KENAIKAN BERAT BADAN
Pada trimester I biasanya ibu hamil akan mengalami penyesuaian terhadap perubahan fungsional dalam tubuhnya akibat proses kehamilan. Di antaranya keluhan mual-muntah dan rasa tidak nyaman lainnya. Dengan demikian, asupan makanan selama trimester ini belum dapat menaikkan BB ibu hamil. Normalnya, pada trimester I berat badan diharapkan naik kurang dari 2 kilogram. Sedangkan pada trimester II dan III sebaiknya kenaikan BB kurang dari 1/2 kg setiap minggunya.
Ibu hamil yang tergolong kurus sebelum hamil, diharapkan bisa mencapai kenaikan BB sebanyak 12,5­18 kg pada akhir kehamilan. Sedangkan untuk mereka yang tidak kurus dan tidak gemuk alias memiliki berat badan ideal diharapkan mencapai kenaikan BB sebesar 11,5­16 kg di akhir kehamilannya. Sedangkan mereka yang kelebihan BB saat sebelum hamil diharapkan kenaikan BB-nya hanya 7­,115 kg pada akhir kehamilannya. Sementara wanita hamil yang kegemukan sebelum hamil, kenaikan BB dianjurkan sebatas 6 kg atau lebih sedikit pada akhir kehamilannya. Agar kenaikan berat badan terjaga, tentu saja ibu perlu secara berkala dan rutin menimbang badan bersamaan dengan pemeriksaan kehamilan.

MENU SEHARI IBU HAMIL

Menu makanan untuk ibu hamil pada dasarnya tidak banyak berbeda dari menu sebelum hamil. Jadi seharusnya tidak ada kesulitan berarti dalam pengaturan menu makanan selama hamil. Nah, berikut bahan makanan yang dianjurkan dalam sehari:

   
Kelompok bahan makanan: Porsi:
roti, serealia, nasi dan mi 6 piring/porsi
sayuran 3 mangkuk
buah 4 potong
susu, yogurt, dan atau keju 2 gelas
daging, ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan 3 potong
lemak, minyak 5 sendok teh
gula 2 sendok makan
Berikut tabel contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil
Bahan makanan Porsi hidangan sehari Jenis hidangan
Nasi 5 + 1 porsi Makan pagi: nasi 1,5 porsi (150 gram) dengan ikan/ daging 1 potong sedang (40 gram), tempe 2 potong sedang (50 gram), sayur 1 mangkok dan buah 1 potong sedang Makan selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Makan siang: nasi 3 porsi (300 gram), dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi
Selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Makan malam: nasi 2,5 porsi (250 gram) dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi/siang
Selingan: susu 1 gelas
Sayuran 3 mangkuk
Buah 4 potong
Tempe 3 potong
Daging 3 potong
Susu 2 gelas
Minyak 5 sendok teh
Gula 2 sendok makan
Variasikan menu tersebut dengan bahan makanan penukarnya sebagai berikut:
* 1 porsi nasi (100 gram) dapat ditukar dengan:
Roti 3 potong sedang (70 gram), kentang 2 biji sedang (210 gram), kue kering 5 buah besar (50 gram), mi basah 2 gelas (200 gram), singkong 1 potong besar (210 gram), jagung biji 1 piring (125 gram), talas 1 potong besar (125 gram), ubi 1 biji sedang (135 gram)
* 1 potong sedang ikan (40 gram) dapat ditukar dengan:
1 potong kecil ikan asin (15 gram), 1 sendok makan teri kering (20 gram), 1 potong sedang ayam tanpa kulit (40 gram), 1 buah sedang hati ayam (30 gram), 1 butir telur ayam negeri (55 gram), 1 potong daging sapi (35 gram), 10 biji bakso sedang (170 gram) dan lainnya.
* 1 mangkuk (100 gram) sayuran, di antaranya buncis, kol, kangkung, kacang panjang, wortel, labu siam, sawi, terong dan lainnya.
* 1 potong buah, seperti 1 potong besar papaya (110 gram), 1 buah pisang (50 gram), 2 buah jeruk manis (110 gram), 1 potong besar melon (190 gram), 1 potong besar semangka (180 gram), 1 buah apel (85 gram), 1 buah besar belimbing (140 gram), 1/4 buah nenas sedang (95 gram), 3/4 buah mangga besar (125 gram), 9 duku buah sedang (80 gram), 1 jambu biji besar (100 gram), 2 buah jambu air sedang (110 gram), 8 buah rambutan (75 gram),
2 buah sedang salak (65 gram), 3 biji nangka (45 gram), 1 buah sedang sawo (85 gram), dan lainnya.
* 2 potong sedang tempe (50 gram) dapat ditukar dengan:
Tahu 1 potong besar (110 gram), 2 potong oncom kecil (40 gram), 2 sendok makan kacang hijau (20 gram), 2,5 sendok makan kacang kedelai (25 gram), 2 sendok makan kacang merah segar (20 gram), 2 sendok makan kacang tanah (15 gram), 1,5 sendok makan kacang mete (15 gram), dan lainnya.
* 1 gelas susu susu sapi (200 cc) dapat ditukar dengan:
4 sendok makan susu skim (20 gram), 2/3 gelas yogurt nonfat (120 gram), 1 potong kecil keju (35 gram), dan lainnya.
* Minyak kelapa 1 sendok teh (5 gram) dapat ditukar dengan:
avokad 1/2 buah besar (60 gram), 1 potong kecil kelapa (15 gram), 2,5 sendok makan kelapa parut (15 gram), 1/3 gelas santan (40 gram), dan lainnya.
* Gula pasir 1 sendok makan (13 gram) ditukar dengan:
1 sendok makan madu (15 gram)

CITRA DENALI, DI AMBIL DARI http://www.detikhealth.com

read more

TIPS MENJAGA METABOLISME TUBUH

0 komentar
Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehari-hari, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.
  1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.
  2. Penuhi kebutuhan tidar malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.
  3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.
  4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.
  5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.
CITRA DENALI
:-)

read more

Jumat, 19 November 2010

everything from felt

Jumat, 19 November 2010
2 komentar
kain felt atau biasa kita sebut dengan kain flannel itu bisa di buat macem2 lhoo..
fortunately,,aku menjual berbagai macam benda dari kain flannel tersebut..
ada gantungan kunci dan bros;



tempat kunci, bisa buat kunci kamar kosan, atau kunci yg lain
(unik lho,,kunci nya bisa di umpetin,,hhe)

















tempat pensil;


miniatur2 makanan untuk hiasan atau kado ke orang tersayang















selain benda2 di atas,,kalian bisa memesan barang2nya sesuai kebutuhan lho..
seperti tempat hp, tembat tisu travel, dll..
bentuk2 nya juga bisa di sesuaikan dengan keinginan kalian..
harganya terjangkau ko,,di sesuaikan dengan banyaknya detail dan ukuran barang yang di pesan ya..
hubungi: diah adni 085693203829

read more

Rabu, 17 November 2010

JUAL BED COVER

Rabu, 17 November 2010
3 komentar
JUAL BED COVER/SPREI merk SOLARIA, STREAM, SHYRA


SPREI GRAND SHYRA
- Ukuran 180x200. Bantal 2/Guling 2. Rp 150.000






SPREI STREAM
- Ukuran 160x200. Bantal 2 / Guling 2. Rp 95.5000
- Ukuran 180x200. Bantal 2 / Guling 2. Rp 105.000







BED COVER / SPREI SOLARIA

- SPREI QUEEN. Bantal 2/ Guling 2
- SPREI KING. Bantal 2/ Guling 2
- SPREI KING. Bantal 4/ Guling 2
- BED COVER KING. Bantal 2/ Guling 2
- BED COVER KING. Bantal 2/ Guling 2



PM : 08975917063
http://www.facebook.com/profile.php?id=100001905820621&v=wall#!/profile.php?id=100001905820621

read more
 

Photobucket
Photobucket
Photobucket